Selamat Datang di Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara | halmaherautarakab.go.id
Publikasi
Galery Foto & Video
PHOTO
PHOTO
PHOTO
PHOTO
PHOTO
PHOTO
PHOTO
Halal bi halal keluarga besar Halmahera Utara di Ternate. "Ajang silaturahmi dan rekonsiliasi"
Berita Dan Informasi | Jumat, 12 Juli 2019 - 03:38 | Dibaca 269 kali

 Halal bi halal keluarga besar Halmahera Utara di Ternate. "Ajang silaturahmi dan rekonsiliasi"

Bertempat di Dhuafa Center Ternate, Selasa (25/06), kegiatan halal bi halal dan Halut Bacarita dihadiri sejumlah pejabat mulai dari Gubernur Maluku Utara, Sekda Ternate, Bupati Halmahera Utara, Wakil Bupati Halmahera Utara, wakil bupati Morotai.

Sekkota Ternate, Dr. M. Tauhid Solehman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kota Ternate adalah kota yang terbuka dan menjadi magnet bagi seluruh wilayah di Maluku Utara. 
Rasa syukur dan ucapan terimakasih disampaikan Sekkota atas partisipasi masyarakat Halmahera Utara dalam pembangunan di Kota Ternate. 
"Kegiatan halal bi halal yang merupakan tradisi bangsa yang terus hidup untuk menjaga silaturahmi khususnya bagi masyarakat Halmahera Utara yang tinggal di Ternate" Ujar Tauhid Solehman.

Pada sambutan kedua, Bupati Halmahera Ir. Frans Manery mengapresiasi segenap panitia penyelenggara atas acara yang baru pertamakali diselenggarakan ini. Disela-sela kesibukannya Frans menyempatkan hadir sekalipun ada agenda dengan Kementerian Pedesaan dan PT Astra dalam rangka pembentukan desa Sejahtera. Frans menghimbau agar panitia tidak memiliki tendensi politik menjelang Pilkada 2020. 
Frans berterimakasih atas perhatian pemerintah Ternate pada segenap masyarakat Halmahera Utara di Ternate. Frans berharap Masyarakat Halmahera utara juga dapat berkontribusi bagi Kota Ternate. Acara ini diharapkannya mampu memperkokoh hubungan kekeluargaan antar masyarakat.

Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba, Lc yang juga hadir memberikan sambutannya dengan gaya santai dan penuh canda. Abdul Gani Kasuba, menyampaikan sekalipun masyarakat Tobelo dan Galela banyak menjadi lawan politiknya namun ia ingin memberi pelajaran bahwa politik tetap politik namun persaudaraan harus selalu dijaga. "Yang paling berat adalah melawan adik kandung sendiri dalam politik" Ujar Kasuba, menceritakan pengalaman politiknya. Dalam politik kita harus berjiwa besar itulah pesan utamanya dalam kesempatan halal bi halal dan silaturahmi tersebut. Satu keinginan Kasuba mengubah nama Bandara Kao menjadi Bandara Changa Internasional.

Setelah sambutan para pemimpin daerah, dilanjutkan dengan siraman yang mengupas tentang makna halal bi halal. yang dimana menjelaskan bahwa tradisi silaturahmi dan halal bihalal idul fitri di negeri ini tidak ada dalilnya secara agama. Namun karena merupakan tradisi yang baik mudah - mudahan mendatangkan kebaikan.

Tak lupa panita memberikan penghargaan kepada Pemerintah Halmahera Utara telah ikut mensukseskan acara halal bi halal dan Halmahera Utara bacarita.

Media Sosial
Follow us on Twitter
Become our friend on FB
Chat with us
BOOKMARK & SHARE

Alamat Kantor
Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara