Selamat Datang di Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara | halmaherautarakab.go.id
15 Nelayan siap kantongi SKK60 mil
Berita Dan Informasi | Jumat, 13 Oktober 2017 - 05:10 | Dibaca 63 kali

     Dinas Kelautan dan Perikanan Halmahera Utata Bekerjasama, Kasyabandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tobelo menggelar bimbingam teknis (bimtek) dan Sertifikat Kelayakan Kelautan (SKK)  60 Mil (13/10/17) dilaksanakan di Hotel Astonia desa Gosoma.   

      Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Halmahera Utara W. Jhon Garedja Msi. Tujuan di adakannya bimtek dan Sertifikasi SKK 60 mill untuk para operator kapal mendapatkan pendidikan tentang keselamatan pelayaran agar dapat mengurangi resiko dalam pelaksanaan kegiatan laut,hal ini disampaikan Jhon di depan peserta bimtek (nelayan).

       Menurut dia untuk menjamin keselamatan pelayaran sebagai penunjang kelancaran lalulintas kapal di laut, diperlukan adanya awak kapal yang memiliki keahlian,kemampuan dan terampil, dengan demikian setiap kapal yang akan berlayar harus diawaki dengan awak kapal yang cukup dan cakap untuk melakukan tugasnya diatas kapal. Dia juga mengatakan,  Para Operator Kapal yang ada di Halmahera Utara baik Kapal Penangkap Ikan dan Kapal Wisata,memiliki keahlian alami jadi harus di bekali dengan Pendidikan dan Pelatihan khusus.

      Selain itu Jhon Garedja  dalam sesi materinya juga mengatakan, Dinas Perikanan dan kelautan dalam tahun program 2017-2018 akan Melaksanakan 4 program Rutin  dan 4 program Prioritas didalamnya mencakup program peningkatan kapasitas sumberdaya Aparatur dan program pengembangan budidaya perikanan dengan maksud, agar para nelayan mampu menciptakan ruang kerja dalam bidangnya dan meningkatkan sumber perekonomian dalam mengelolah sumber daya alam yang tersedia yaitu Ikan. 

       potensi laut khususnya ikan yang di miliki daerah ini cukup luar biasa dari data yang dimiliki pihaknya mencatat ada 101.000 ton ikan yang tersebar diperairan Halmahera Utara sebagian telah telah di kelola yaitu 15.000 ton sedangkan sisanya yaitu sebanyak 86.000  masih belum di kelola sehingga dari data ini Halut masih punya potensi ikan yang sangat banyak apabila dikelola secara baik dengan berlandaskan aturan yang diberikan oleh pihak pemerintah daerah dalam hal ini Dinas perikanan dan kelautan kab. Halut.

        Selanjutnya materi perawatan dan perbaikan mesin kapal perikanan dan kegiatan updating SKK 60 Mil ANKAPIN III di sampaikan oleh Sahbandar Tobelo yang di wakili Nahrudin ANT3 dan Sadiran Att4.

         Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Ahmad Nurlete selaku ketua panitia kegiatan mengatakan,  kegiatan bimtek dan sertifikasi SKK60 mil baru pertama kali dilakukan sebelumnya, kegiatan yang sama telah dilakukan pihak propinsi Maluku pada tahun 1992. Menurut dia kegiatan ini akan dilakukan secara bertahap untuk itu dia berharap peserta harus paham dalam mengikuti setiap sesi yang paparkan pemamateri. 

          Ahmad menambahkan, bimtek yang di ikuti oleh para nelayan ini, bertujuan meningkatkan kompetensi nelayan ke jenjang lebih tinggi setara dengan standar kompetensi ANKAPIN III,  selanjutnya para nelayan dapat mengoperasikan kapal penangkap ikan berukuran panjang <12 meter atau yang menggunakan mesin penggerak utama <100kw sebagai nahkoda. Para peserta mengikuti bimtek  selama dua hari untuk itu, para peserta akan mengikuti ujian tertulis dan ujian praktek  selanjutnya peserta akan mendapatkan SKK 60 mil. (tim_kominfo)

   

    

Media Sosial
Follow us on Twitter
Become our friend on FB
Chat with us
BOOKMARK & SHARE

Alamat Kantor
Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara